"With peaks of joy and valleys of heartache, life is a roller coaster ride, the rise and fall of which defines our journey. It is both scary and exciting at the same time." - Sebastian Cole

Wednesday, December 31, 2014

Wishful Wednesday #2: John Green

Selamat hari Rabu! Selamat hari terakhir di tahun 2014!

Wah, besok udah ganti tahun aja dan ternyata ini baru Wishful Wednesday di blog ini yang kedua kalinya. Ya, blog ini memang jarang update gara-gara bulan November dan Desember kemarin banyak banget tugas sekolah dan ulangan-ulangan, terus juga koneksi internet di rumah akhirnya diputuskan untuk dicabut, sedih banget deh. Agak nyesel minggu kemarin gak ikut Wishful Wednesday - tapi gak apa-apa, Mbak Astrid masih buka kesempatan buat ikut Wishful Wednesday ber-giveaway-nya hari ini. Buat yang mau ikut juga, klik aja gambar di bawah atau klik ini dan ikutin cara-caranya, okay?

http://perpuskecil.wordpress.com/2014/12/24/wishful-wednesday-139-christmas-giveaway/

Oke, buat edisi kedua dan sangat spesial bertepatan dengan akhir tahun ini, Wishful Wednesday saya jatuh pada buku, jeng-jeng-jeng!

Let It Snow (Dalam Derai Salju) by John Green, Maureen Johnshon, dan Lauren Myracle

dapat dibeli di: bukabuku

Blurb:
Badai salju pada malam Natal ternyata bisa mengubah kota kecil menjadi tempat yang romantis. 
Siapa kira jalan kaki di tengah cuaca dingin dan basah akibat kereta api mogok dapat berakhir dengan ciuman mesra dari kenalan baru yang menawan. Juga perjalanan menembus tumpukan salju menuju Waffle House ternyata dapat menimbulkan cinta pada teman lama. Dan cinta sejati ternyata bisa datang berkat giliran kerja pagi buta di Starbucks. 
Tiga kisah romantis karya tiga penulis bestseller ini –– John Green, Maureen Johnson, dan Lauren Myracle –– membuat kita percaya pada cinta sejati.
Kan suasananya lagi dapet banget tuh, berdekatan dengan Natal dan Tahun Baru, Let It Snow berisi 3 cerita cinta yang ditulis 3 penulis yang berbeda. Yap, sebenernya saya tertarik karena ada nama John Green-nya. Saya sengaja belum baca banyak-banyak review orang lain tentang buku ini, cuma entah kenapa saya yakin buku ini pasti menyuguhkan cerita-cerita romantis yang bikin mupeng. Apalagi kalau punya buku ini, saya juga berkesempatan baca tulisan dari 2 penulis lainnya selain John Green, jadi kayak paket hemat. Blurb di belakang bukunya juga sukses bikin saya penasaran. Mungkin cerita yang disampaikan kayaknya simpel, tapi ngena gitu kali ya. Pokoknya pengin banget deh!

Eits, ada 1 lagi!

An Abundance of Katherine: Tentang Katherine by John Green


dapat dibeli di: bukabuku

Blurb:
Katherine V menganggap cowok menjijikkan. Katherine X hanya ingin berteman. Katherine XVIII memutuskan Colin lewat email. 
Kalau soal pacar, ternyata tipe yang disukai Colin Singleton adalah cewek-cewek bernama Katherine. 
Dan kalau soal Katherine, Colin selalu jadi yang tercampak. Setelah diputuskan Katherine XIX, cowok genius yang hobi mengotak-atik anagram ini mengadakan perjalanan panjang bersama teman baiknya. Colin ingin membuktikan teori matematika karyanya, supaya dapat memprediksi hubungan asmara apa pun, menolong para Tercampak, dan akhirnya mendapatkan cinta sang gadis.

"Sangat seru, menantang, dan amat menghibur." — Kirkus; Starred review

Well, saya tertarik baca ini selain karena John Green dan cover terjemahannya bagus, juga karena tema cerita yang disuguhkan unik! Ada gitu cowok yang kalau punya pacar selalu bernama sama, kan kayaknya bakal lucu, haha. Saya jadi penasaran banget apa aja yang bakal terjadi dengan si Colin Singleton (namanya aja udah 'single', gimana gak tercampakan) dengan Katherine-Katherine-nya. Apalagi setelah saya baca Looking for Alaska, gaya nulisnya John Green itu menggelitik. Semoga aja ekspektasi saya gak ketinggian ya.

Iya, Wishful Wednesday ini spesial karya-karyanya John Green. Karena ini Wishful Wednesday yang kedua, jadi buku yang saya wishlist-in juga ada 2! Btw, John Green emang pinter banget nulis ya kayaknya. Saya sendiri baru baca yang Looking for Alaska dan ketagihan! Nanti berencana mau pinjem temen yang The Fault in Our Stars (saya udah nonton tapi belum baca nih) dan kalau beruntung bisa dapetin 2 buku di atas, bakal langsung saya baca juga! Harus punya banget pokoknya, haha! Abis itu baru deh nabung lagi buat beli yang Paper Towns.

Sekian. 
Oiya, happy new year, everyone!

Tuesday, December 30, 2014

2015 Joglosemar Tantangan Babat Timbunan

Ini reading challenge pertama saya untuk tahun 2015, yey!


Ada beberapa hal yang mendasari saya untuk ikut challenge ini:

1. Challenge ini baik hati dan kreatif banget, bisa mewadahi dan memotivasi lagi.
2. Efek positifnya saya yakin bakal kena langsung ke saya tanpa ba-bi-bu. Sebagai seorang pelajar yang belum berpenghasilan, saya harus diet beli buku!
3. Tahun 2014 ini saya secara official jadi penimbun buku. Gak kayak tahun-tahun sebelumnya yang kalau beli buku (hampir) pasti selalu langsung dibaca, tahun ini malah gak dibaca-baca. Yah, gak terlalu banyak sih timbunan saya, cuma sekitar 25 buku setelah didata (e-book belum keitung, buku-buku yang dipinjem temen jua belum diitung). Tapi buat saya justru itu udah banyak banget. Jadi harus babat timbunan!
4. Tahun ini saya rasa banyak kebutuhan lain yang bakal harus dibeli selain buku, jadi saya gak boleh terbius obralan!
5. Buku yang belum dibaca harus segera dibaca biar berkah.
6. Karena harusnya to-be-read-list itu cuma maksimal 5 aja.
7. Biar ada yang mengingatkan, beli buku kalau udah jadi wishlist aja pokoknya.
8. Karena banner-nya cantik banget, saya suka!
9. Supaya tabungan gak kekuras! Balik lagi ke point no. 2, 4, dan 7 (yang sebenernya dari tadi intinya sama aja).
10. Mengingat dan menimbang-nimbang point no. 3, 5, dan 6.


Motto-nya jadi: PUASA DAN BABATLAH!


Rambu-rambu peraturannya:
  • Tidak perlu membuat Master Post. Tapi kalau mau buat, itu akan sangat membantu dalam mendata buku untuk sementara. Sekaligus jadi semacam reminder bahwa kalian sudah berjanji untuk diet beli buku dan babat timbunan.
  • Pasang banner JOGLOSEMAR Tantangan Babat Timbunan di sidebar blog kamu dan link-kan ke Master Post. Kalau nggak buat Master Post, silakan link ke post ini.
  • Daftarkan blogmu (atau facebook) ke linky dibawah ini. Ajak yang lain, semakin banyak teman, semakin besar tingkat keberhasilanmu.
  • Tetapkan target, minimal habiskan 5 timbunan (buku). Selebihnya boleh kamu tetapkan sendiri, mau pasang target 7 buku, 10 buku, atau 15 buku sebelum beli buku baru no problem, silakan aja kalau kuat.
  • Be self-dicipline. Buat rulesmu sendiri (cek opsi rules di bawah). Flexibel aja, semampunya, tapi disiplin. 
  • Tantangan ini berlaku sepanjang tahun 2015, dimulai dari  1 Januari 2015 - 31 Desember 2015.
  • Di akhir tahun, silakan buat wrap up post untuk mereview hasil tantanganmu. Sukses atau nggak?
  • Enjoy the challenge. 

Untuk lebih jelasnya, silahkan klik ke sini atau klik banner di bawah.



Nah, sekarang bikin perjanjiannya:

Opsi rules:

1. Buy 1 book after read 5 books
2. Buy books after read 5 books
3. Add 1 e-book after read 5 books
4. Add e-books after reads 5 books
5. Borrow or swap 1 book after read 5 books
6. Borrow or swap books after read 5 books
7. Collect 1 book after read 5 books
8. Collect books after read 5 books

So, I pledge myself to read 5 books before buy (maximum 3) books, add one e-book, and borrow or swap books.
Semangat!

UPDATE!!!

Memperbaharui dan memperketat perjanjian, sehabis baca 5 buku, saya boleh 'menghadiahi' diri saya seperti perjanjian di atas namun dengan tambahan aturan: buku yang di beli, e-book yang ditambah, dan buku yang saya pinjam tidak boleh lebih dari 5. Jadi, ketika saya sudah membeli 3 buku dan menambah 1 e-book dalam timbunan saya setelah baca 5 buku, saya hanya boleh menambah 1 buku pinjaman lagi. Atau ketika saya sudah pinjam 4 buku setelah berhasil baca 5 buku, saya hanya boleh beli 1 buku lagi atau menambah 1 koleksi e-book, begitulah.
Aturan berikutnya, komik tidak termasuk dalam hitungan 5 buku perjanjian. Namun, pembelian atau peminjaman komik terhitung dalam buku-buku yang boleh saya 'hadiahi' untuk diri saya setelah baca 5 buku itu. Haha, tahun ini saya pengin bener-bener hemat.

Ronde 1:
CoupL(ov)e by Rhein Fathia
CallaSun by Yuli Pritania
Balada Ching-Ching by Maggie Tiojakin
Chemistry of Love by Netty Virgiantini
Four Season's Tales by Yuli Pritania

Buku yang dibeli, pinjam, atau e-book yang ditambah:
Let it Snow - Dalam Derai Salju by John Green, dkk.
Everyday by David Levithan (e-book)

Ronde 2:
The Naked Traveler Anthology by Trinity, dkk.
Autumn Sky by Aiu Ahra
Let it Snow - Dalam Derai Salju by John Green, dkk.

Semangat! Semangat!

Receh Untuk Buku 2015

Saya nyesel kenapa baru tahu ada blog-blog buku itu pertengahan tahun 2014. Kemana aja saya ya? Padahal dari dulu saya suka blog-walking cari-cari konten blog yang postingannya tentang buku atau musik yang saya suka, tapi gak ngeh juga kalau ternyata blog yang suka review buku dengan bahasa dan tampilan mudah dimengerti itu banyak banget!

Sama menyesalnya ketika saya baru tahu ada event-atau-challenge-atau-apa-ya-namanya? "Receh Untuk Buku" itu ya pertengahan tahun 2014. Padahal challenge ini udah ada dari tahun 2013. Saya pengin banget ikut, liatin master post blog-blog lain yang ikutan dan yang wrap up atau update challenge-nya berhasil di tahun 2013, tapi untuk ikut berasa udah telat banget. Jadi saya harus sabar sampai menjelang tahun 2015 dan harap-harap cemas sambil berdoa semoga "Receh Untuk Buku" tahun 2015 bakal diadain lagi. Masuk tanggal 20 Desember kemarin, saya rajin nge-stalk blog host-nya barangkali ada update-an challenge ini untuk tahun 2015, soalnya challenge-challenge yang lain kan udah banyak yang update.

Kenapa coba saya semangat banget ikut ini? Soalnya saya tipe orang yang butuh penyemangat atau agak dipaksa buat nabung. Dengan adanya challenge ini kan jadi ada semacam motivasi biar gak kepakai terus uang-uangnya. Lagian sekarang ongkos BST buat pelajar di Solo naik jadi 2500 rupiah, jadi bakal banyak kembalian 500-an juga, haha.

Dan alhamdulillah doa saya terkabul, ternyata challenge "Receh Untuk Buku" bener-bener ada lagi tahun ini! Wah, excited dan seneng banget dong saya (btw, saya udah siapin celengan khususnya juga!).


Peraturannya gampang, yaitu:
1. Kumpulkan uang receh dari Januari-Desember (bismillah!)
2. Jangan dihitung sampai akhir tahun 2015 (okey!)
3. Setelah semua uang terkumpul, belikan buku yang kamu inginkan atau bukunya dihadiahkan keorang lain.
4. Kalau mau ikut, bikin posting mengenai challenge ini di blog masing-masing (tidak harus blog buku) kemudian masukkan link dari postingan kamu di mr.linky (sudah!)
5. Pasang banner Receh Untuk Buku 2015 (siap!)

Dengan ini, saya menyatakan ikut dalam challenge "Receh Untuk Buku 2015" dan akan berusaha sebaik mungkin untuk menyisihkan receh-receh sisa uang jajan saya di tahun 2015 ini. Syarat dan ketentuan yang berlaku akan saya taati dengan usaha yang sebaik-baiknya.

Tok, tok (suara ketuk palu).

Duh, belum apa-apa udah bayang-bayangin pas buka celengan di akhir tahun 2015 dan beli buku wishlist!

Mau ikutan juga? Silahkan cek gambar di atas atau klik ini, ini, atau ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...